Ini Bukan Dunia di Dalam Drama


Izinkan Aku mencintaimu dalam diam



Ada seorang teman saya yang selama ini selalu mengagumi abang angkatannya pada saat kuliah. Ini sudah berlangsung sejak tiga tahun lamanya. Kawan saya itu bertemu dengan dia itu pada saat pertengahan kuliah, kira-kira pada semester 5 dan dia yang dikagumi sedang menyelesaikan tugas akhir. Setelah dia ini wisuda kawan saya tetap pada jalurnya untuk terus mengagumi abang angkatan tersebut. Walaupun tak pernah berjumpa, tidak punya nomor kontaknya dan tidak pernah berbicara, kawan saya ini tetap istiqomah untuk mengagumi dia itu, mungkin ini sudah ke level suka ataupun cinta bukan lagi mengagumi.

Saya pun sangat heran dengan sikap dia, bisa dikatakan dia hanya mengetahui nama dan orangnya saja tapi bisa tetap bertahan lama untuk mengagumi. Saya benar-benar salut dengannya. Dia pernah mengatakan kepada saya bahwa dia tidak akan pernah mengatakan kepada dia, bahwa dia sangat mengagumi orang tersebut. Dia mengatakan akan mencintai orang yang dia kagumi tersebut dalam diam, tanpa pernah ada yang tau kecuali hanya Allah semata. Kawan saya ini percaya bahwa bila sudah Allah tetapkan mereka berdua berjodoh maka kawan saya ini akan bertemu dengan dia disaat yang tepat dan dengan cara yang tepat. Dia percaya Allah yang akan tunjukkan semua jalannya. Kawan saya ini tidak pernah lelah untuk memanjatkan doa disetiap sepertiga malam agar Allah mempertemukan dia dengan orang itu, kalaupun tidak dipertemukan dia selalu berharap agar Allah mempertemukan dia dengan seseorang yang lebih baik.


Pada suatu hari dia mendapat kabar bahwa dia orang yang selama ini dikaguminya tidak lama lagi akan melangsukan pernikahan. Bagai kejatuhan buah kelapa pas diatas kepala, teman saya ini benar-benar terkejut mendengarnya. Dia galau melebihi galau dari romeo-juliet, tapi untung saja dia tidak nangis darah. Ternyata usut punya usut, kabar itu hanya isu belaka, akhirnya bahagia lah kembali kawan saya ini. Dia mulai bisa tersenyum kembali, mulai bisa bahagia dan masih tetap dengan keistiqomahannya mendoakan agar dipersatukan dengan orang yang dia kagumi itu.

Tapi sesuatu yang diluar dugaan kembali terjadi beberapa bulan kemudian, dia kembali mendengar bahwa orang yang dia kagumi itu akan menikah tidak lama lagi. Namun, pasangan perempuannya masih belum diketahui siapa. Saya bertanya kepadanya, “apakah kamu sedih?” Dengan hati yang terlihat tabah dia mengatakan kepada saya, “tidak.. saya sama sekali tidak sedih, sudah saya ikhlaskan semuanya, mungkin jodoh saya bukan dengan dia”. Saya katakan kepadanya, “tenanglah Allah akan gantikan dia dengan seseorang yang lebih baik”. Lalu tiba-tiba dia membuat saya terkejut, dia mengatakan sesuatu yang memang benar-benar diluar perkiraan saya, “tapi, bukankah perempuannya tidak kita tau siap” saya masih dengan rasa terkejut memandangi kawan saya ini, “dia kan sudah tau kalau aku mengaguminya, jangan-jangan selama ini dia mencari tau siapa aku dan akan datang kerumah untuk melamar aku”. Dengan mulut terngangga, aku memukul jidat aku sendiri, “Astagfirullah, apa sih yang ada dalam pikiranmu ini, itu sama seperti kamu merindukan bulan, sesuatu yang tidak mungkin”. Saya tau teman saya ini, benar-benar maniak dan penggemar berat drama Malaysia, yang sweetnya itu melebihi dari kehidupan nyata.

Dalam drama Malaysia yang selama ini dia nonton, selalu memperlihatkan seseorang laki-laki dan perempuan yang tidak saling kenal, atau kenal hanya sebatas tau namanya, menikah dan membina rumah tangga yang bahagia. Memang bila kita kembali kepada kuasa Allah tidak ada yang tidak mungkin, Allah bisa melakukan apa saja kepada siapa saja atas kehendaknya.

Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Begitulah pepatah yang dikatakan orang tua jaman dulu. Disadari atau tidak ditempat saya berpijak ini sangat berbeda adatnya dengan negara diseberang sana. Makanya saya berani mengatakan bahwa itu sesuatu yang agak mustahil. Hampir tidak ada kejadian yang seperti itu dibumi yang saya pijak ini, orang tidak akan mau menikah dengan seseorang yang baru dikenalnya, dengan berbagai alasan.

Kalau memang benar-benar hal tersebut terjadi kepada kawan saya, saya benar-benar dan sangat-sangat berbahagia kepadanya. Selama ini dia selalu menyebutkan orang yang di kagumi dalam setiap doa dishalat malamnya. Kuasa Allah diatas segalanya. Saya percaya Allah mengabulkan doa setiap hamba-hamba-Nya yang tidak pernah lelah untuk meminta, tidak pernah lelah untuk bersabar dikabulkan doa tersebut. Doa seorang hamba kepada Sang Pencipta pada sepertiga malam tidak ada hijabnya dan InsyaAllah akan dikabulkan oleh Allah. Bila pun Allah tidak memberikan apa yang telah kita minta Dia akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik yang penting kita tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah dan selalu berprasangka baik kepada-Nya.

Bersabarlah untuk sesuatu yang kamu minta kepada Allah, Allah tau yang terbaik untukmu. Dialah penulis skenario terbaik untuk hidupmu ^ ^
Ini Bukan Dunia di Dalam Drama Ini Bukan Dunia di Dalam Drama Reviewed by Indah Permatasari on September 06, 2016 Rating: 5

2 komentar:

  1. saya tunggu postingan mbak yg selanjutnya yach
    semoga makin ketjeh ya

    BalasHapus
  2. terima kasih mbak.. sering-sering mampir :)

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.